MELUKAT

 


MELUKAT

 

PANCORAN SOLAS

Tiket masuk: 10.000

Seperti namanya penglukatan diperuntukkan untuk tempat melukat (meruwat) sedangkan Pancoran Solas dikarenakan dalam pemandian tempat melukat tersebut ada sebelas buah pancuran yang mengalir cukup deras dan sangat jernih, karena berasal dari mata air alam.

Areal tempat melukat di Sangeh Badung ini berada di sebelah Selatan jalan sedangkan di seberang jalan atau di sebelah Utara Penglukatan Pancoran Solas terdapat Pura Tirta Taman Mumbul yang terlihat asri dengan kolam ikan yang terhampar luas. Kolam ikan yang terhampar cukup luas bisa menjadi tujuan wisata dan rekreasi.

Tempat penglukatan Pancoran Solas di Taman Mumbul tersebut dipercaya warga untuk menetralisir berbagai kekuatan jahat seperti ilmu hitam ataupun magic dan melebur pengaruh-pengaruh negatif dalam tubuh serta sifat buruk dalam diri.

Penglukatan Pancoran Solas Taman Mumbul di Sangeh ini, memiliki 11 buah pancuran yang mana setiap pancuran sebagai simbol dari kekuatan Tuhan, yaitu simbol dari kekuatan Dewata Nawasanga yang menjaga sembilan penjuru mata angin.

Mulai dari pancuran paling kiri yaitu simbol dari Dewa Siwa, Sambu, Sangkara, Rudra, Maheswara, Wisnu, Mahadewa, Brahma dan Iswara kemudian di tambah lagi dua pancuran yaitu pancuran sebagai simbul kekuatan Dewi Saraswati dan Dewi Gangga.


 

 

 



TIRTA EMPUL

Tiket masuk: 30.000

Pancuran yang ada di Pura Tirta Empul Tampak Siring pun memiliki nama masing-masing. Nama pancuran di tempat ini antara lain adalah 14 pancuran yang disebut dengan Pancuran Tirtha Pembersihan, 2 Pancuran Tirta Pelebur Kutukan dan Sumpah serta 6 pancuran Tirtha Penyakit Berat dan Tirtha Upakara. Sesuai dengan namanya, masing-masing pancuran di Pura Tirta Empul ini memiliki fungsi dan manfaat tersendiri. Tak hanya bisa menyaksikan keberadaan kolam yang biasa digunakan untuk aktivitas melukat, Pura Tirta Empul ini juga memiliki desain arsitektur yang unik. Apa bangunan pura ini sudah berdiri sangat tua. Menurut catatan sejarah, bangunan pura ini didirikan pada tahun 962 Masehi pada masa Pemerintahan Dinaswi Warmadewa. Aktivitas melukat di Pura Tirta Empul Tampak Siring dipercaya memiliki banyak manfaat oleh masyarakat Hindu Bali. Berbagai jenis penyakit bisa disembuhkan dengan cara melukat di tempat ini. Mulai dari penyakit ringan seperti sakit gigi hingga penyakit yang banyak diderita oleh masyarakat tanah air seperti rematik dan asam urat. Tak hanya itu, melukat di sini juga dipercaya bisa enteng jodoh dan dapat rezeki.



 



 

 



 

TAMAN BEJI SAMUAN

 

Taman Beji Samuan terletak di Tukad Penet Jemeng, Samuan Kawan, Carangsari, Petang, Kabupaten Badung, Menurut I Ketut Mara (Pemangku Pura Dalem), dahulu tempat ini bernama Beji Pura Desa dan Puseh. Kemudian, sebuah sumber air muncul di tepi sungai Penet yang disebut Bulakan Duen Pura Dalem Jemeng. Disebut Saporan Rsi pancoran karena air yang keluar hanya mampu melewati 7 pancoran. Pada saat pembuatnya muncul sesosok orang tua berbaju putih. Setelah pancoran selesai, sosok itu menghilang. Maka sejak itu Pancoran disebut Pancoran Sapta Rsi. Tempat melukis bagi Hidu Pemedek dari berbagai daerah atau bagi yang mempercayainya.

Tirta Taman Beji Samuan semakin meningkat untuk memberikan kenyamanan bagi pengunjung. Setiap kunjungan tidak dipungut biaya namun disiapkan Punia Fund Box sebagai wujud keikhlasan dan Peduli



 

 

 

 



Komentar